ASYRAF PRATAMA: Liang-Liong Jadi Daya Tarik Saya Bersekolah di SMP Taman Hidayah

INFO SEKOLAH 26 Aug 2026 21:17 5 min read 71 views By Petrus Bono Kris.

Share berita ini

ASYRAF PRATAMA: Liang-Liong Jadi Daya Tarik Saya Bersekolah di SMP Taman Hidayah
CILACAP — Kegiatan liang-liong menjadi salah satu daya tarik bagi siswa SMP Taman Hidayah Cilacap. Selain menjadi kegiatan yang menyenangkan, kesenian tersebut juga menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri bagi siswa yang terlibat di dalamnya.

ASYRAF PRATAMA: Liang-Liong Jadi Daya Tarik Saya Bersekolah di SMP Taman Hidayah

CILACAP — Kegiatan liang-liong menjadi salah satu daya tarik bagi siswa SMP Taman Hidayah Cilacap. Selain menjadi kegiatan yang menyenangkan, kesenian tersebut juga menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri bagi siswa yang terlibat di dalamnya.

Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa dirinya mengenal SMP Taman Hidayah melalui teman ketika sedang bermain. Letak sekolah yang tidak jauh dari rumah kemudian menjadi salah satu alasan dirinya memilih bersekolah di sana.

“Waktu bermain bersama teman, saya dikenalkan dengan SMP Taman Hidayah,” tuturnya.

Setelah hampir dua tahun menjadi bagian dari SMP Taman Hidayah, ia mengaku memiliki pengalaman yang menarik selama mengikuti kegiatan sekolah. Salah satu yang paling berkesan baginya adalah kegiatan liang-liong.

“Saya suka saja bermain liang-liong, Pak,” ujarnya.

Keterlibatannya sebagai pemain juga membuatnya merasa bangga. Menurutnya, bermain liang-liong memberikan pengalaman tersendiri, terlebih ketika dapat tampil dan dikenal oleh masyarakat.

Rasa tertarik terhadap liang-liong sebenarnya sudah tumbuh sejak ia masih kecil. Ia mengaku pernah menyaksikan pertunjukan liang-liong sebelum menjadi pemain. Namun, ia tidak lagi mengingat secara pasti kapan pertama kali menyaksikan pertunjukan tersebut.

 

Beragam Ekstrakurikuler, Siswa Bebas Memilih

Liang-liong bukan satu-satunya kegiatan yang menarik perhatian siswa di SMP Taman Hidayah. Sekolah juga menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya.

Ketika ditanya mengenai ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah, siswa tersebut menyebut beberapa kegiatan yang menurutnya menarik.

“Ekskulnya yang Liong, futsal, fotografer, dan Miniband,” tuturnya.

Menurutnya, seluruh kegiatan ekstrakurikuler tersebut menarik. Namun, di antara berbagai pilihan yang ada, ia memiliki ketertarikan khusus pada kegiatan fotografi.

“Menarik-menarik semua menurut saya. Menarik, cuma aku lebih tertarik ke fotografer,” katanya.

Ketika ditanya alasan memilih fotografi, jawabannya sederhana, tetapi menunjukkan kepekaan terhadap lingkungan di sekitarnya.

“Banyak pemandangan yang ingin difoto,” ujarnya.

Ketertarikan tersebut membuka peluang bagi siswa untuk tidak hanya belajar mengambil gambar, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan melihat lingkungan dengan sudut pandang yang berbeda. Hasil karya fotografi bahkan dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.

 

Nyaman Bersekolah

Selain kegiatan liang-liong dan ekstrakurikuler, lingkungan sekolah dan para guru juga menjadi bagian dari pengalaman siswa selama bersekolah di SMP Taman Hidayah.

Ketika ditanya mengenai guru-guru yang mengajar saat ini, siswa tersebut memberikan tanggapan positif.

“Baik, Pak,” jawabnya singkat.

Ia juga mengaku merasa nyaman selama bersekolah di SMP Taman Hidayah.

“Nyaman,” katanya ketika ditanya mengenai suasana belajar di sekolah.

Rasa nyaman tersebut menjadi salah satu hal penting dalam pengalaman siswa. Sekolah bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang bagi siswa untuk tumbuh, berinteraksi, mengembangkan minat, serta menemukan kegiatan yang disukainya.

 

Harapan Siswa: Murid Bertambah, Guru Tetap Membuat Nyaman

Ketika ditanya mengenai harapannya untuk SMP Taman Hidayah ke depan, siswa tersebut menyampaikan harapan yang sederhana, tetapi sangat berarti bagi perkembangan sekolah.

“Semoga muridnya tambah banyak dan gurunya bikin nyaman,” ungkapnya.

Harapan tersebut menunjukkan bahwa bagi siswa, perkembangan sekolah tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah peserta didik, tetapi juga dari kemampuan sekolah menciptakan suasana belajar yang nyaman.

Bertambahnya jumlah murid tentu menjadi harapan penting bagi SMP Taman Hidayah. Semakin banyak siswa yang bergabung, semakin besar pula kesempatan sekolah untuk berkembang, membangun berbagai kegiatan positif, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis.

Di sisi lain, harapan agar guru terus membuat siswa nyaman menjadi pesan yang tidak kalah penting. Guru memiliki peran besar dalam membangun suasana sekolah melalui sikap yang ramah, perhatian, terbuka, dan mampu membuat siswa merasa diterima sebagai bagian dari keluarga sekolah.

 

Liang-Liong dan Pengalaman Positif Siswa

Kini, pengalaman sebagai pemain memberikan perspektif yang berbeda. Ia tidak lagi sekadar menjadi penonton, tetapi ikut ambil bagian dalam kegiatan liang-liong di sekolah.

Bagi SMP Taman Hidayah, kegiatan liang-liong bukan sekadar aktivitas seni. Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter siswa melalui kerja sama, kedisiplinan, keberanian tampil, dan rasa tanggung jawab.

Sementara itu, hadirnya futsal, fotografi, dan Miniband memperluas ruang bagi siswa untuk menemukan minat dan bakatnya masing-masing. Ada siswa yang tertarik pada olahraga, ada yang menikmati seni pertunjukan, dan ada pula yang mulai tertarik menangkap keindahan lingkungan melalui kamera.

Pengalaman siswa tersebut menunjukkan bahwa kegiatan nonakademik dapat menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman positif di sekolah. Dari ketertarikan sederhana terhadap liang-liong dan fotografi, tumbuh rasa bangga menjadi bagian dari SMP Taman Hidayah sekaligus rasa nyaman berada di lingkungan sekolah.

Harapan sederhana tentang “muridnya tambah banyak dan gurunya bikin nyaman” pada akhirnya menjadi gambaran tentang sekolah yang diinginkan siswa: sekolah yang terus bertumbuh, memiliki semakin banyak teman untuk belajar dan bermain, serta tetap menghadirkan guru-guru yang membuat siswa merasa aman, diterima, dan nyaman untuk berkembang.

Bagi SMP Taman Hidayah, suara sederhana dari seorang siswa tersebut layak menjadi bahan refleksi. Sebab, sekolah yang baik bukan hanya sekolah yang mampu mengajarkan banyak hal, tetapi juga sekolah yang memberi ruang kepada setiap anak untuk menemukan apa yang ia sukai, mengembangkan bakatnya, dan berkata dengan tulus: “Saya nyaman bersekolah di sini.”

SMP Taman Hidayah Cilacap